Jumat, 15 April 2016

Review: Purbasari Lipstick Color Matte 82

Hi semuanya!
Ini dia lipstick matte lokal yang lagi hits banget! Udah ada banyak banget beauty blogger yang ngereview produk ini dan katanya lipstick ini punya kualitas yang bagus banget! Jadi penasaran banget pengen coba.

Purbasari memang booming sejak ada lipstick matte ini, tapi sebetulnya nama ini ga asing buatku, soalnya aku juga suka produk body scrub mereka yang nampol banget buat ngusir kenangan masa lalu.. eh.. ngusir daki di kulit maksudnya...

Lipstick favoritku dari dulu memang lipstick matte. Kenapa ya? Soalnya lebih awet dibibir, sama emang kurang suka aja sama lipstick yang glossy. Rasanya kayak lengket gitu.. Hehehe.

Well, akhirnya beli yang nomer 82. Hanya ada beberapa pilihan warna yang ada di toko, ga lengkap :'(


Packaging lipstick ini berwana hitam, agak panjang dan langsing. Ada juga boxnya yang berwarna hitam.

Tekstur lipsticknya smooth dan membuatnya gampang meluncur di bibir. Warnanya opaque, langsung mengcover warna asli bibir. Warna yang aku pilih ini merah yang cenderung agak2 vampy, ada warna ungunya. Ketika diaplikasikan di bibir, ga bikin kering kok! Lipstick ini juga ada sedikit bau wangi -yang susah aku deskripsikan- tapi tidak menggangu ketika dipakai :)

Ketahanan lipstick ini oke banget! Dipakai buat ngemil sore, masih anteng cantik di bibir.. Kalau makan besar, perlu sedikit aja di touch up.


Ini dia penampakan di mukaku pas pake lipstik nomer 82 ini. Warnanya pas sama warna kulitku yang gelap. Banyak yang bilang aku jadi keliatan judes pake warna ini. Well, bagus lah untuk strategi ngajar.. Maklum, aku ngajar di salah satu SMP di Semarang. Tau lah yaaa kelakuan anak jaman sekarang. Hahahaha. Kalo pake lipstik ini nih, tinggal melotot dikit atau diem aja.. katanya murid murid dan temen kantor sih.. udah mirip sama mbak-mbak jahat di sinetron atau pelaku peminum darah bayi.. wkwkwk.. Cocok dipakai pas jaga ujian nih kayaknya. Lol.

Tapiiiii, aku suka! Warnanya cetarrrr banget di bibir and suits perfectly with my skin complexion!

Overall, suka banget sama lipstick ini. Ga heran kenapa jadi idola banget dijajaran lipstick lokal. Mau coba warna lain juga deh!

Jumat, 01 April 2016

The Joy of Decorating House!

Kalau boleh diulang lagi, rasanya pengeeen banget masuk kuliah di bidang Design Interior! Kenapa? Karena aku suka aja menata furniture, bikin taman, sama memperindah ruangan. Mungkin sedikit banyak karena dulu pas kecil pernah ikut kakungku, yang seorang arsitek, untuk ikut ke proyek, dan liat-liat buku buku arsitek kuno yang berbahasa aneh buatku pas masih kecil dulu. Hahaha.

Well, karena sekarang udah pindah ke rumah sendiri, aku bebas bereksplorasi untuk menghias rumah! Yeay!



Rumah kami kecil, type 36/95. 2 kamar tidur, 1 dapur, 1 tempat cuci, 1 kamar mandi dan 1 ruang tamu/keluarga. Kenapa rumah kecil? Soalnya kami juga hanya bertiga dan belum punya rencana untuk nambah momongan. Hahaha. Masih ada lahan di belakang yang bisa dibangun jadi 2-3 kamar.. Jadi sewaktu ada rejeki, pengen nambah bangunan.

Rumah kami adalah tipe minimalis, menyesuaikan budget kami yang minimalis juga, hehehe. Tema warna keseluruhan aku pilih warna putih abu2, soalnya emang suka sama kombinasi warnanya yang modern dan dinamis. Gampang cari furniture penglengkapnya. Untuk furniture, aku prefer semua warna putih... biar berkesan clean dan modern.

Bagian pertama yang aku hias adalah ruang tamu. Sebetulnya lebih ke ruang keluarga yang juga berfungsi sebagai ruang tamu, sih.

Pilihanku jatuh ke wallpaper motif sulur-sulur warna silver dan abu-abu. Kenapa wallpaper? Karena efeknya instan mempercantik ruangan. Itupun gak semua sisi ya aku pasangin wallpaper, hanya 1 sisi aja. Soalnya kok kesannya malah pusing kalo dikelilingi motif sulur.. Hehehe...




Kami tambahin juga meja panjang warna putih, lampu gantung silver yang aku beli pas diskonan Ace Hardware, frame foto warna silver, lampu gajah putih buat pemanis di meja, dan anggrek warna ungu buat aksen.. Belum kepikiran ngasih sofa nih.. wkwkwk.. pengennya sih model cleopatra gitu yang warna dark purple...

Lampu diskonan Ace Hardware.. Hahaha! Suka warna silvernya yang matching sama wallpapernya

Kedua, menghias kamar utama. Simple aja sih, saya ditambah wall border motif shabby chic gitu. Warna krem... Wall bordernya aku beli murah banget, hanya 50rb/roll di Ace Hardware Emporium Pluit Mall. Aku pakai 2 roll untuk menghias kamarku ini.
Wall border kamar nuansa shabby chic
Ketiga, menghias dapur. Dapur itu bagian paling berantakan di rumah, karena aktifitas masak-memasak, cuci piring dan yang kotor-kotor lainnya dilakukan disitu. Belum lagi, panci dan wajan yang bergelantungan bisa meninggalkan kesan berantakan dan gak rapi untuk rumah. Mau gak mau, dapur harus keliahatan bersih karena dapurku langsung kelihatan dari ruang tamu. Disiasati aja pake kitchen set! 

Aku bersemangat banget nih waktu pembuatan kitchen set. Kami gak pakai konsultan design interior, hanya bermodalkan gambar yang ada di Pinterest plus tukang kayu langganan! Hehehe. Budgetnya pun 1/2 harga lebih murah dari tempat pembuatan kitchen set lain. Hasilnya pun sangat memuaskan

 Kami pilih warna putih untuk di dapur. Pakai cat duco supaya gampang dibersihin. Kayunya juga dari kayu multiplex, dan kami puas banget! Semua jadi tertata rapi di dalam.

Keempat, kamar anak. Aku pingin kamar anak itu yang nyaman, suasananya ceria, dan gak banyak barang supaya anak bebas gerak. Supaya Lio mau tidur sendiri, aku putusin buat menghias kamarnya Lio. Lagi-lagi terinspirasi dari Pinterest, aku hias dinding kamar Lio dengan tema nautical a.k.a tema laut!


Aku pilih tema laut karena long lasting- masi cocok sampe Lio agak gede nanti. Jadi gak perlu ganti tema lagi kalau dia udah besarm

Karena dinding kamar Lio itu agak lembab, maka gak mungkin banget aku tempel wallpaper. Karena, dinding yang lembab malah bikin wallpaper cepat terkelupas dan jamuran. Aku siasati dengan mengecat sendiri pakai teknik stencil.

Apa teknik stencil? Ini sih istilah gampangnya: jiplak! Yup, aku pilih gambar jangkar untuk menghias kamarnya Lio. Gambar aja di kertas yang tebal, setelah itu cutter polanya... Setelah selesai, jiplak di tembok pakai cat akrilik! Cat akrilik ternyata bisa untuk menghias tembok.

Distencil satu per satu. Fun!
Dinding sisi satunya, aku cat motif garis atau stripes warna navy blue alias biru dongker + putih, biar kental nuansa nauticalnya

Untuk dinding sebelah kiri, aku gambarin karakter-karakter lucu seperti gurita, lamou mercusuar, pelampung, pohon kelapa, dan kepiting... Pertama, hambar polanya pakai pensil dulu. Setelah yakin, langsing aja di cat pakai cat akrilik.

Untuk menghias kamar anak ini, aku hanya mengeluarkan kocek gak lebih dari Rp.70.000! Harga cat akrilik murah, hanya 10.000an aja. Beli warna primer, kayak merah, kuning, biru, hitam dan putih. Jangan lupa beli kuas, yang besar, sedang dan kecil. Paling mahal hanya 5000 kok per kuasnya.


Terakhir, bikin taman. Mengurus taman bukan hal yang mudah lho! Soalnya rumput liar suka tumbuh cepat. Apalagi pas musim hujan. Makanya, kita bikin taman yang kecil dan sederhana aja. Kami beli air mancur ini Rp.300.000 aja. Itu juga udah sama pompa airnya. Jadinya syahdu deh kalo ada gemericik air di taman! Terus untuk pemilihan tanamannya, kami pilih yang dedaunan aja. Soalnya biar gampang ngerawatnya. Kami gak pake jasa tukang taman, bermodalkan kreativitas aja untuk menghiasnya. Tanamannya juga pilih yang murah. Kisarannya hanya Rp.1000 aja untuk tanaman perdu kecil. Paling mahal hanya pohon palem mini seharga Rp.15.000 dan  cemara kipas Rp.30.000. Kami juga tambah bangau-bangauan 4 ekor. Per bangaunya hanya Rp.25.000. Cukup kok untuk bikin taman kelihatan cantik!
Ini keadaan taman pas masi kecil2 tanamannya. Please excuse the pink bucket ya! Wkwkwkwk
Nah, gimana dengan kalian? Apa kalian juga suka menghias kamar/rumah? Ketika kita menghias rumah sendiri, ada kepuasan dan kebanggaan tersendiri. Ditambah lagi, ini juga bisa menambah keakraban kita dengan keluarga. Saling tukar ide, bantu menbantu waktu pengerjaan, keseruan dan berantem-berantem kecil! Hahaha. Misalnya nih, waktu milih motif wallpaper.. si suami mana mau motif bunga-bunga??? Wkwkwkw.. Tapi seperti yang ada di meme.. Women always right! Hehehehe. Share ya pengalaman kalian di komen :)

Thanks for reading!

Kamis, 31 Maret 2016

Review: Body Shop - Shea Butter Body Whip dan Lip Butter

Hi lovely readers!
Apakah kalian selalu pakai lotion setelah mandi? Nah, kita sangat dianjurkan untuk memakai lotion setelah mandi karena lotion akan menjaga kelembaban kulit kita yang hilang setelah mandi. Ditambah lagi, kalau kita harus stay di ruangan ber AC, duh... tambah mengurangi kelembaban alami kulit kita! Pasti kalian punya lotion favorit kalian, kan? Aku juga punya lotion favoritku, lagi-lagi dari Bodyshop. Hehehe. Akhir-akhir ini emang lagi seneng pake produknya.


 Ada banyak varian yang ditawarkan Body Shop, dan kebanyakan buah-buahan. Ada strawberry, satsuma, mango, moringa, grapefruit, etc. Apa nih favorit kamu? Aku suka sama Shea Butter. Apa sih shea butter itu? Ternyata shea butter adalah semacam kacang-kacangan yang ada di Afrika yang biasa dipakai oleh wanita Afrika untuk menjaga kecantikan mereka.

Aku punya 2 variannya, yaitu body whip dan lip butter. Yuk langsung ke reviewnya!

1. Body Whip


Tekstur:
Lembuttt banget dan creamy. Krimnya berwarna putih dengan hint warna abu-abu. Baunya lembut dan menurutku ga ada aroma kacangnya sih sebenernya, hehe. Wangi shea ini termasuk wangi favoritku,loh!

Kemasan:
Kemasannya pakai botol plastik bening seukuran 250 ml dan menggunakan pump, jadi enak mengontrol banyak sedikitnya produk yang mau kamu pakai!

What I like:

- Teksturnya yang creamy, sangat melembabkan kulit! Cepat meresap juga dan tahan lama (baik wanginya dan juga kelembabannya)
- Pakainya irit! Cukup sakndulit (sedikit, hahaha). Ini yang aku suka dari produknya Bodyshop... Pake sedikit udah cukup! Untuk kemasan 250ml ini, bisa dipakai sekitar 2 bulan dengan pemakaian regular ya.. 2x sehari
- Wanginya yang unik. Lembut dan terkesan elegan buatku.
- Harga yang reasonable. Rp 179.000

What I dont like:

NOPE! I LOVE THIS BODYWHIP and will definitely repurchase this one!

2. Lip Butter


Lip butter ini pemberian Mamaku, soalnya kami berdua emang pecinta Shea Butternya BodyShop. Hahaha. Kadang-kadang waktu cuaca sangat kering, bibirku jadi kasar dan pecah-pecah. Sakit banget! Langsung aja aku olesin ini...Kalau pecah-pecahnya gak parah, aku pakai malam sebelum tidur, paginya udah lembut bibirnya. Tapi, pernah tuh parahhhh banget bibir pecah-pecah.. Butuh waktu 3 hari biar bisa balik lagi.

Kemasan:
Imut banget! Kecil. Hanya 10 ml

Tekstur:
Mirip butter. Sangat pekat. Warnanya sama body whip yang ada hint abu-abunya, kalau lip butter warnanya lebih ke krem/kuning. Waktu dioles akan memberi efek glossy sesaat, dan akan meresap dengan cepat ke bibir dan jadi matte.

What I like:
- Sangat melembabkan bibir.
- Wanginya tidak mengganggu.
- Pakainya iriiit banget. 10 ml aja gak habis habis!
- Kemasannya imut, travel friendly

What I dont like: Nope!

Sekian review shea butter bodywhip dan lip butternya. Semoga berguna ya! :) God Bless You!

Review: BodyShop - Body Sorbet Strawberry




Hai semuanya! Kali ini mau review produk dari Bodyshop nih. Produk ini emang bukan barang baru ada di pasaran, hanya aja baru beli soalnya ada promo buy 1 get 1. Hahaha!

Well, namanya body sorbet. Apa sih sorbet itu? Sorbet itu semacam sari buah yang dibekukan.. Nah mengadopsi istilah itu, body sorbet ini juga seger waktu diaplikasikan dan juga harum buah-buahan.

Packaging:


Kemasan tube yang tutupnya kuat. Ga gampang copot, jadi aman kalau mau dibawa di dalem tas... Gampang ketika mau mengelurkan isinya, kita bisa mengontol banyak dan sedikitnya. Tapi ukurannya cukup jumbo, yaitu 200 ml.

Tekstur:




Mirip gel. Harumnya strawberry yang segerrrr banget. I love the scent! Ga hanya strawberry, tapi ada varian lain yang sama harumnya, kayak Satsuma, Moringa, Mango, etc.

Ketika diaplikasikan:
Ada cooling sensationnya. Tapi bukan minty-minty yang aku kira. Simply seger karena teksturnya yang unik. Harum strawberrynya menambah sensasi seger! Cepat meresap ke kulit. Hanya, waktu dipakai kadang menggumpal di kukit, jadi harus agak kenceng ngusapnya di kulit. Untuk kulit keringku, lotion ini kurang melembabkan. Aku lebih suka pakai body lotion/body butter, karena efek melembabkannya lebih lama.

Harga: Rp. 189.000
Tapi berhubung kemaren ada promo body shop buy 1 get 1, jadi dapet 2 produk deh. Aku ambil body whip Shea... Review menyusul ya!

What I like:
- The sweet strawberry smell
- The quick refreshing effect
- Hemat banget pemakaiannya!
- Isinya juga banyak, 200 ml.

What I dont like:
- Kurang melembabkan untuk kulit keringku

Jadi, untuk kamu yang pengen sensasi dingin dan harum strawberry yang segar, body sorbet ini cocok banget buat kamu. Tapi untuk kamu yabg berkulit kering, sepertinya produk ini belum memberikan kelembaban seperti body lotion/body butter.

That's all my review today. See you on the next post, lovely readers!

Magelang: A Short Getaway

Keluarga kami suka banget menghabiskan waktu bersama saat weekend. Hari kerja Senin-Jumat dari jam 5 pagi - 6 sore. Hah? Jam 5 pagi? Iya, soalnya aku ngelaju a.k.a daily commuter dari Salatiga ke Semarang... Otomatis waktu sama keluarga jadi berkurang banget! Tapi, tenang... Kita harus lihat dan cari sisi positifnya. Well, salah satu cara adalah menghabiskan weekend yang berkualitas bersama keluarga :)

Nah, biasanya sih kami ke Semarang atau Solo- karena kota yang dekat dengan Salatiga. Kali ini kami ingin cari suasana yang beda. Hmmm, kota mana ya? Ah ya! Magelang! Kota ini gak jauh dari Salatiga. Kami lewat jalur Ambarawa, memakan waktu sekitar 1,5 jam. Ada alternatif jalan lain sebenarnya, yaitu lewat Kopeng. Tapi, alasan keadaan jalan yang sempit dan curam membuat kami urung lewat situ. Hehehe

Seminggu sebelum ke Magelang, kami booking tiket lewat Traveloka, soalnya yang gampang dan kita bisa lihat banyak hotel alternatif lain. Akhirnya, pilihan kami jatuh di Hotel Puri Asri. Kenapa disana? Soalnya dulu udah pernah kesitu, tapi hanya rafting. Kali ini pengen ngerasain nginep disana. Hehehe.

Proses bookingnya pun cepat, tinggal download app Traveloka di google play, pilih hotel, dan bayar lewat Indomaret dekat rumah. Alhasil, dalam waktu 5 menit, urusan hotel beres! Oh iya, dapet diskon juga lho! Kemaren kami dapet harga Rp.550.000/malam. Harga yang worth it untuk hotel bintang 5 dengan fasilitas yang lengkap!

Perjalanan Salatiga-Magelang sangat menyenangkan. Pemandangan sawah yang hijau ada di kanan kiri kami. Sangat menyejukkan mata! Tapi perlu diwaspadai krn jalanannya padat oleh truk dan bis. Jadi untuk papa papa yang menyetir, sabar ya! Ga usah nyalip2 deh. Yang penting keluarga selamat, liburanpun tetep lanjuuut.. Hehehe

Kami hanya bermodalkan GPS aja kalo mau jalan-jalan. Hehehe. Pastiin pake provider yang sinyalnya OK ya! Ga lucu banget kalo nyasar gara2 lost signal. Hehehe

Lobby Hotel Puri Asri
Lokasi Puri Asri gampang ditemukan, karena persis bersebelahan sama Taman Kyai Langgeng. Begitu masuk, langsung disambut dengan mbak receptionist. Proses check in juga cepat. Kami harus deposit Rp.200.000 dulu sebelum masuk kamar... Setelah itu, kami langsung diantar bellboy ke kamar.

Karena model hotel ini resort, maka jarak kamar hotel cukup jauh dari satu tempat ke lainnya. Bellboy mengantar kami dengan sepeda motor, dan kami mengikuti dengan mobil dari belakang.

Kamarnya bagus dan nyaman. Apalagi, pemandangan kamar kami persis di depan Kali Progo! Wah ga nyesel deh kesini. Tapi ada sedikit kurangnya, misalnya yang pertama, sanitasi di kamar mandi. Kemaren sempat sedikit bau. Kedua, saluran TVnya lokal semua. Hehehe... Lio sempet nyariin channel Disney Junior kesayangannya. Tapi so far, OK lah..

Keadaan kamarnya.. Romantis!
Yang bikin kami tambah seneng, di hotel ini ada banyak fasilitas yang free. Misalnya,  swimming pool yang luas, tempat main anak yang superr luas, ada mainan sepedanya juga.. Tamannya luaaaas berumput hijau... Rasanya pengen tiduran disitu. Pemandangannya luar biasa. Di tambah ada angsa-angsa putih yang berenang disitu. Rasanya kayak lagi di Eropa. Hahaha. Oh ya, selain fasilitas gratis, ada juga fasilitas berbayar lain seperti paintball, ATV, SPA, rafting, dll.

Kali Progo yang berada di belakang hotel


Play ground yang menghadap ke Kali Progo

Angsa-angsa! Liat tuh ada yang masih kecil

Santai di kolam renang :)
Breakfastnya pun juga enak. Pilihannya banyak, jadi Lio bisa pilih makanan yang dia suka. Kami sarapan di Pringgodani Resto. That was a really great experience soalnya kami sarapan sambil ngeliatin burung-burung merpati. Viewnya juga bagus, pemandangan gunung dan sawah yang menyejukkan mata.


Sorenya, kami jalan-jalan ke Taman Kyai Langgeng yang hanya berada disebelah hotel kami. Tiketnya murah meriah, hanya Rp.25.000 per orang. Itu sudah gratis 10 wahana! Misalnya: naik kereta, komedi putar, biang lala, sepeda air, naik mobil keliling taman, bioskop 6D, dll. Sangat affordable!

Tempat favorit Lio adalah bioskop 6Dnya. Hehehe. Kayak yang ada di Dufan, jadi kursinya goyang2, dan ada sensasi semprotan air... Kirain Lio bakal nangis karena takut, ternyata dia menikmati sensasi kaget2 di bioskop itu.
Sayangnya pas itu hujan, jadi kami malah makan pop mie di pondok deket bianglala.

Nonton bioskop 6D
Malamnya, kami jalan-jalan ke Pecinan
Magelang. Seneng banget liat jalan yang bersih dan udaranya yang dingin. Toko-tokonya pun sangat kental dengan suasana vintage! Contohnya, apoteknya masi pake rak-rak kaca dan kayu kayak jaman dulu. Kalo pengen nostalgia, boleh banget kesini. Kami beli gandos hangat (jajanan pasar dari tepung beras yang dicampur santan) dan kacang rebus.. Dimakan di pinggir jalan sambil ngeliat jalan. Syahdu!

Kami hanya nginep semalem sih disana, tapi rasanya jiwa dan pikiran udah terbaharui. Hahaha. Pengen explore Magelang lebih lagi nih. Next time, ya!

Review: Body Shop Fragrance White Musk and Black Musk

Aku pernah baca suatu quote yang bilang "you are never fully dressed without perfume". Kebayang gak sih, udah cantik, full make-up tapi badannya bau kecut dan mult bau jigong? Hehehe..

Menurutku, parfum juga bisa ajang buat kita untuk menunjukkan identitas kita. Misalnya aja nih, baunya buah-buahan, biasanya sih orangnya ceria. Atau mungkin bau floral, bunga-bungaan biasanya dipake sama orang feminin. Hehehe.

Pernah nih, punya satu pengalaman. Waktu SMP, aku pake body splash Sariayu Bunga Tanjung ke sekolah. Tau gak reaksi temen sekelas gimana? "Eh kenapa kelas kita mendadak  bau kuburan ya??? Jangan2 gosip kalo di sekolah ada kuntilanak, bener?!"

Well, setelah itu aku gak pake itu ke sekolah. Kalo aku lewat, ntar dikira aku kuntilanak jadi2an lagi! Hahaha.

Well, balik ya. Aku sukaaaa dan cintaaa banget sama varian musknya bodyshop. So far, baru nyobain 2 variannya, yaitu white musk dan black musk.



Review White Musk:

Wanginya... aduuuh.. jatuh cinta pada penciuman pertama! Baunya kayak bayi, lembut, powdery gitu... tapi gak terus jadi kekanak-kanakan ya wanginya.. Cocok dipakai sehari-hari! Aku beli yang body mistnya.. Karena masih sayang banget kalo beli yang mahal. Hehehe... Harganya taun lalu masih Rp. 179.000. Sekarang naik 10ribu, cuy.

Ketahanannya sih, menurut mbak-mbak BAnya 2-3 jam.. tapi kalau aku semprotin dibaju, wanginya lumayan awet kok. Kadang aku semprot pas pagi, siang masih kecium juga. Apa buktinya? Tuh ada temen yang nanya, "Mbak Anita pake parfum apa sih, baunya kok enak?" Wkwkwkwk....

Repurchase? Mungkin! Soalnya sekarang banyak wangi-wangi musk yang baru dari Bodyshoppp! Pengen cobain semuanyaaa!


Review Black Musk:

Gak akan kelupa deh peristiwa waktu beli parfum ini. Ceritanya lagi ngemall, tp lagi marahan sama suami. Emang dasarnya suamiku ini suami yang baiiik (wkwkwkwk) pas lewat gerai Bodyshop, dia nawarin: "Mau mampir gak?" Hahaha.. Bayangin! Dalam keadaan ngambek loh! Dan akhirnya dibeliin ini deh...

Wanginya... bau pertama yang kecium itu sweet, tapi gak terlalu manis kayak buah gitu ya.. setelah itu diikuti bau musk yang elegan dan terkesan agak macho. Wuiiih, ini yang aku cari. Sweet tapi gak terlalu feminin baunya! Cocok buat kamu yang pengen terlihat.. eh.. tercium seperti dewasa. Cocok!

Ketahanannya sama lah ya kayak review white musk yang diatas. Harganya Rp.209.000.

Yang aku suka, botolnya ini kuat dan gak gampang pecah. Pernah gak sengaja kesenggol, tapi ga pecah tuh botol kacanya.

Nah, tips ya untuk menyimpan parfum. Jangan diletakkan di bawah sinar matahari. Pernah tuh, white musknya aku bawa travelling. Aku tarohlah di dalem tas. Sayang, baunya jadi agak berubah. Hiks! Jadi mending disimpen di tempat yang aman aja deh.

Kesimpulannya, buat kamu yang:
- Pengen wangi yang kalem, girly, powdery, velvety : cocok pake White Musk.
- Pengen wangi yang feminin tapi ada sisi maskulinnya juga, pengen wangi yang dewasa dan elegan: cocok oake Black Musk.

Lain kali pengen coba yang seri Musk lain ah! Yang Smoky Rose dan Red Musk. Atau ada yang pernah coba? Share di komen ya!

Review: Maybelline Dream Matte Mousse Foundation

Hi semuanya!
Kali ini aku mau share tentang foundation andalanku! Aku memang suka banget coba-coba foundation dan favoritku selama ini: Revlon. Kenapa aku suka pakai foundation? Soalnya bisa meratakan warna kulit yang gak rata dan menutupi flaws lain di wajah. Tapi, agak tricky juga soalnya jangan sampe males bersihin muka ya.. soalnya muka kita bisa jadi sarang komedo dan jerawat.

Nah, foundation dari Maybelline ini teksturnya emang kayak mousse yang kita makan itu! Lucu deh pertama pegang.. halus, lembut dan cepat merata di kulit. Aku pilih warna Natural Beige- medium untuk warna kulitku yang sangat Indonesia ini.. di counter ada beberapa pilihan shades yang sesuai untuk warna kulitmu, kok!

Nah ini dia penampakan foundienya:

Kemasannya bentuk jar, terbuat seperti dari kaca- berwarna bening, jadi kita bisa lihat warna dalamnya. Bisa dimasukin ke tas kosmetik yang kecil kok. Karena model packagingnya begini, pastikan tanganmu bersih ketika akan mengaplikasikan ke wajah, karena kuman bisa masuk kalau tangan kita kotor.


Teksturnya sesuai dengan namanya, seperti mousse. Soft banget dan bikin foundie ini cepat ngeblend dengan warna kulit kita. Ciamik! Pengaplikasiannya pakai jari tangan kita aja, karena hangat dari jari kita akan membantu foundie ini untuk menyatu dengan kulit.



Warnanya juga sangat pas sama kulitku yang sawo matang. Gak pektay, tapi juga ga bikin kusam. Warna kulit jadi merata. Suka!

Nah, gimana dengan ketahanannya? Foundie ini aku pakai sehari-hari dari oagi sampai jam 6 sore. Foundienya tetep stay di mukaku.. Biasa aku touch up jam 1 siang, habis lunch...

Overall, aku suka banget sama foundie seharga 180rb an ini... Harga yang relatif murah kalau kita lihat hasilnya yang memuaskan ini! Semoga produk ini gak didiscontinue ya! Hehehee...

Apakah foundie ini bikin jerawat dan komedo? Jawabannya: tidak untuk mukaku. Mukaku jenis kulit kering dan so far ga ada masalah kok. Kalau komedo, itu kitanya yang harus rajin bersihin muka tiap selesai beraktifitas ;)

Untuk coveragenya, foundie ini medium ya. Bisa cover noda jerawat dan warna kukit yang ga merata. Buildable juga, tapi belom pernah nyoba tebel-tebel juga dimuka. Takut cakey :p


Ini penampakan pas udah di apply di wajah. No edit ya, hanya natural lighting. Please excuse the messy living room behind me. Wkwkwkwk...

Oke deh, sekian dulu reviewnya. Masih ada banyak lagi yang pengen aku review.. see you on the next post!
Strawberry On Top Of Cupcake